Jumat, 25 September 2015

kenangan Tugas Tafsir 2

MISI UTAMA PARA NABI

Para nabi merupakan rahmat bagi semesta alam, ia berdakwah untuk mengesakan Allah SWT, mengajarkan ketauhidan dan memberantas kemusyrikan di tengah masyarakat yang masih dalam kegelapan. Untuk mewujudkan hal tersebut, mulailah dibangun misi-misi para nabi. Didalam misi tersebut, terdapat misi-misi yang utama. Misi yang utama para nabi terdapat 5 hal yang pokok. Yang pertama tidak ada tuhan selain Allah. Sebagai umat islam kita harus mempercayai terlebih dahulu adanya Allah SWT sebagai satu-satunya tuhan umat islam, tiada tuhan selain Allah (laa illa ha illalah).  kedua tidak ada ibadah kecuali kepada Allah. Setelah mempercayai adanya Allah, segala ibadah seperti sholat, zakat, berpuasa dan lainnya semua ditujukan kepada Allah, tidak kepada manusia, jin ataupun yang lainnya. Ketiga, tidak ada tindakan manusia mempertuhankan manusia, hewan, benda, bahkan jin dan setan. Mempertuhankan dimaksudkan seperti menyembah, memohon pertolongan seharusnya hanyalah kepada Allah, karena Ia lah yang maha mengatur, menolong, apa saja hal yang terjadi di dunia ini bahkan di akhirat nantinya. Keempat, tidak ada manusia yang berhak menindas sesama manusia. Dalam agama islam, manusia dengan manusia lainnya adalah layaknya saudara. Maka, penindasan sangatlah tidak pantas dan Allah akan sangat murka kepada manusia yang melakukan penindasan terhadap sesama. Kelima, meyakini kehidupan setelah kematian. Kehidupan di dunia hanyalah sementara, kita di dunia hanyalah sebagai perlombaan untuk mengumpulkan amal baik sebanyak-banyaknya. Kehidupan setelah di dunia akan ada, dan kita harus percaya. Segala amal perbuatan, tindakan akan dipertanggungjawabkan di akhirat nanti, setelah kematian. Maka, di dalam misi kelima ini dibagi menjadi tiga bagian penjelasan. Bagian pertama, ada pertanggungjawaban dihadapan Allah. Amal kita akan dihitung dan hukuman apa yang akan kita dapatkan atas apa yang telah kita lakukan selama di dunia nanti akan terlihat di akhirat. Kedua, yang bisa mempertanggungjawabkan mendapat ridha Allah, dan sebaliknya manusia yang tidak bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya mendapat murka Allah. Orang-orang yang selama di dunia berbuat baik, dan beramal shaleh akan mendapatkan ridha Allah atau surgaNya Allah. Sedangkan orang-orang yang berlaku sebaliknya akan mendapat siksaan Allah, sesuai apa yang telah ditentukan dalam Al-quran. Ketiga, mengenai hal apa yang  ditanggungjawabkan itu, pembicaraan tersebut akan menemukan titik balik jawaban apabila melihat kembali ke misi pertama para nabi yaitu apakah seseorang tersebut telah mengakui dan percaya bahwa tidak ada tuhan selain Allah, apakah ia melakukan ibadah hanya kepada Allah dan seterusnya sampai pada titik kelima. Namun, hal yang paling utama dipertanggungjawabkan adalah mengesakan Allah atau dengan berbuat tauhid kepada Allah. Seperti itulah misi utama para nabi, sangat mulia dan semua bertujuan agar kita mengetahui bahwa semua hal yang dilakukan, apapun, dan kapanpun, hanyalah kepada Allah SWT.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar